Akhirnyo Mahkamah Konstitusi membatalkan undang-undang sebolumnyo...
Sistem yang di pakai untuk Pemilu 2009 nanti, siapo yang dapat suaro paling banyak.. dio yang duduk....
Jadi anak-anak wak yang jadi Caleg bisa lah tasonyum leba bibir tu... ondak dio urutan ke 8 atau 9, kalau sonyum nyo manis waktu diphoto, ondak dio ba peci, ba dasi, ba kumis, ba jenggot... kalau dio botul-botul memperjuangkan cakap rakyat di bawah ni... Insya Allah banyak yang menggaris bengkok (red=conteng) nomor nyo...
Intinyo.. keputusan MK tu kemonangan bagi demokrasi, suaro rakyat yang mengharapkan wakilnyo yang dapat suaro paling banyak duduk di parlemen bisalah di wujudkan....
Tapi wak beposan untuk abang samo kakak wak....
kalau lah mato tu dah muloi tak bisa lagi mambaco... tanyo anak cucu.. kiro2 nomor berapo yang ondak di "garis bengkok" dan dari partai apo...
Kinin kan udah banyak beredar kalender yang longkap samo photo2 caleg tu....
ha.... tengok lah botul-botul... tabaliakkan mato tu... baru ingat nomor dan partai nyo... lantaran waktu di bilik suara nanti tak ado lagi photo caleg tu.. tinggal no urut samo namo nyo yang tepampang...
Ini untuk anak cucu wak yo...
yang matonyo masih jolas mambaco.... waktu ondak menggaris bengkok nanti.. baco botul2 namonyo.. dari partai mano.... dan jolas siapo dio...
biar tak jadi panyosalan awak nanti di kemudian hari....
24 Desember 2008
22 Desember 2008
UU BHP (wak=Buat Handaitaulan Poning)
Semalam tu kato Wakil Ketua Komisi X DPR Heri Ahmadi dio menjamin undang-undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) akan bermanfaat dan menolong mahasiswa.
Ini entah mano yang botul, mahasiswa bilang nantinyo perguruan tinggi bakal menjadi punyo orang-orang beduit ajo... sementaro DPR bilang be-manfaat bagi mahasiswa.
yang buat hati wak ni sodih manengok anak-anak wak para mahasiswa tu yang ba-demo, pasti selalu dapat halangan dari aparat keamanan... ujung-ujung nyo pasti bentrok dan bejatuhan korban...
Kalau lah wak pikir kan iyo... cam mano lah nasib anak wak nantinyo kalau dio ondak kuliah...
maulah wak jual sampan wak yang cumo sebijik ni... atau terpaksa lah wak bajualan korang di pinggir jalan, tapi dah banyak pula saingan.
Tapi kalau lah apo yang di bilang DPR tu botul.. tontulah wak bapikir ondak menjual sampan...
Mudah-mudahan ajo lah ado jalan torang iyo.....
biar tak poning saban hari kepalo wak ni...
Ini entah mano yang botul, mahasiswa bilang nantinyo perguruan tinggi bakal menjadi punyo orang-orang beduit ajo... sementaro DPR bilang be-manfaat bagi mahasiswa.
yang buat hati wak ni sodih manengok anak-anak wak para mahasiswa tu yang ba-demo, pasti selalu dapat halangan dari aparat keamanan... ujung-ujung nyo pasti bentrok dan bejatuhan korban...
Kalau lah wak pikir kan iyo... cam mano lah nasib anak wak nantinyo kalau dio ondak kuliah...
maulah wak jual sampan wak yang cumo sebijik ni... atau terpaksa lah wak bajualan korang di pinggir jalan, tapi dah banyak pula saingan.
Tapi kalau lah apo yang di bilang DPR tu botul.. tontulah wak bapikir ondak menjual sampan...
Mudah-mudahan ajo lah ado jalan torang iyo.....
biar tak poning saban hari kepalo wak ni...
19 Desember 2008
lonyapnyo gas di tolan minyak tanah ??
Apo lah tak tambah poning kepalo wak, tiap hari berita yang wak donga dan wak tengok ... dimano-mano gas elpiji dan minyak tanah lonyap dari pasar.
Pemerintah bilang aman lah kalau cumo nak menjago stock ajo...
Alih-alih Pertamina pun bedalih, lambatnyo stock lantaran izin yang belum longkaplah, cuaca yang burukla, motor yang mengangkut lambat sampai lah....
Kalau wak raso-raso iyo... ini semuo pasti ulah orang-orang yang ondak mencari kesompatan dan keuntungan di tongah-tongah yang sompit-sompit... ech kesempitan...
Elok macam wak ni.... tak usah poning-poning memiker kan minyak tanah maupun gas...
asalkan wak ondak memasak... wak geser ajo sikit kaki ni ke sebolah rumah, wak kumpul ajo kayu bakar yang beserak di samping rumah ni....
tinggal menyucuk kan ajo ke tungku....
masaklah tu ubi kayu.....
----- dah tak poning lagi wak ni ------
Pemerintah bilang aman lah kalau cumo nak menjago stock ajo...
Alih-alih Pertamina pun bedalih, lambatnyo stock lantaran izin yang belum longkaplah, cuaca yang burukla, motor yang mengangkut lambat sampai lah....
Kalau wak raso-raso iyo... ini semuo pasti ulah orang-orang yang ondak mencari kesompatan dan keuntungan di tongah-tongah yang sompit-sompit... ech kesempitan...
Elok macam wak ni.... tak usah poning-poning memiker kan minyak tanah maupun gas...
asalkan wak ondak memasak... wak geser ajo sikit kaki ni ke sebolah rumah, wak kumpul ajo kayu bakar yang beserak di samping rumah ni....
tinggal menyucuk kan ajo ke tungku....
masaklah tu ubi kayu.....
----- dah tak poning lagi wak ni ------
18 Desember 2008
Cara Mengelola E-mail Cerminkan Kepribadian Anda
Penggunaan e-mail dalam kehidupan sehari-hari bagaikan dua sisi mata uang, bisa menjadi teman sekaligus musuh. E-mail bisa jadi sarana yang efektif untuk berkomunikasi, tapi tanpa disadari juga membuat waktu kita terbuang percuma hanya untuk membaca dan menghapus e-mail sampah yang masuk ke inbox.
Menurut Clea Badion, dari Robert Half International, konsultan sumber daya manusia, cara kita mengelola e-mail ternyata bisa mencerminkan kepribadian. Dalam hal ini ada dua tipe kepribadian, yakni si perfeksionis dan si penunda. Seperti apakah ciri-ciri mereka?
Si Perfeksionis
Mereka yang termasuk dalam tipe ini adalah pemuja kerapian. Oleh karena itu dia selalu punya cukup waktu untuk mengelola inbox-nya. Setiap ada e-mail baru yang masuk ia akan menghentikan pekerjaannya untuk memeriksa dan membaca e-mail, kemudian membalasnya atau menghapusnya bila yang masuk hanyalah e-mail sampah. Si perfeksionis adalah orang yang responsif dan ahli meng-organize pekerjaannya.
Hanya saja, bila sebentar-sebentar ia membaca e-mail yang masuk, produktivitasnya condong menurun. Bayangkan berapa banyak e-mail yang masuk setiap harinya. Alangkah sulitnya memfokuskan pikiran tetap pada pekerjaan, apalagi kalau kita punya beberapa alamat e-mail.
Mereka yang tergolong dalam tipe ini biasanya sulit berkata tidak dan 'kebaikannya' itu sering dimanfaatkan orang lain. Saran bagi si perfeksionis, buatlah skala prioritas bagi setiap e-mail yang masuk, tetapkan waktu, misalnya sehari dua kali, untuk mengecek inbox. Pilih e-mail yang benar-benar penting saja yang harus dibalas segera.
Si Penunda
Anda adalah orang yang santai, cenderung cuek, dan tak suka pada ketertiban. Si penunda tidak punya sistem pengelolaan e-mail dan sering malas, bahkan takut membuka e-mail. Mereka dalam tipe ini sering kali kesulitan mencari e-mail terbaru karena tidak pernah mengatur tampilan susunan e-mail yang masuk.
Yang mengherankan, kebanyakan orang dalam tipe ini merasa harus membalas setiap e-mail dengan jawaban yang panjang sehingga mereka sering malas membalas e-mail dengan alasan tak punya waktu untuk menulis. Akibatnya, banyak e-mail yang tidak diindahkannya.
Saran bagi si penunda, gunakan fasilitas sistem penyaringan e-mail sehingga lebih mudah membedakan mana e-mail yang benar-benar penting dan e-mail sampah, seperti spam atau iklan yang perlu dimasukkan dalam daftar hitam. Anda juga perlu membuat folder khusus, seperti folder untuk e-mail pekerjaan, pribadi, atau milis. Secara berkala, periksalah folder tersebut dan segera jawab e-mail yang membutuhkan respons cepat.
Menurut Clea Badion, dari Robert Half International, konsultan sumber daya manusia, cara kita mengelola e-mail ternyata bisa mencerminkan kepribadian. Dalam hal ini ada dua tipe kepribadian, yakni si perfeksionis dan si penunda. Seperti apakah ciri-ciri mereka?
Si Perfeksionis
Mereka yang termasuk dalam tipe ini adalah pemuja kerapian. Oleh karena itu dia selalu punya cukup waktu untuk mengelola inbox-nya. Setiap ada e-mail baru yang masuk ia akan menghentikan pekerjaannya untuk memeriksa dan membaca e-mail, kemudian membalasnya atau menghapusnya bila yang masuk hanyalah e-mail sampah. Si perfeksionis adalah orang yang responsif dan ahli meng-organize pekerjaannya.
Hanya saja, bila sebentar-sebentar ia membaca e-mail yang masuk, produktivitasnya condong menurun. Bayangkan berapa banyak e-mail yang masuk setiap harinya. Alangkah sulitnya memfokuskan pikiran tetap pada pekerjaan, apalagi kalau kita punya beberapa alamat e-mail.
Mereka yang tergolong dalam tipe ini biasanya sulit berkata tidak dan 'kebaikannya' itu sering dimanfaatkan orang lain. Saran bagi si perfeksionis, buatlah skala prioritas bagi setiap e-mail yang masuk, tetapkan waktu, misalnya sehari dua kali, untuk mengecek inbox. Pilih e-mail yang benar-benar penting saja yang harus dibalas segera.
Si Penunda
Anda adalah orang yang santai, cenderung cuek, dan tak suka pada ketertiban. Si penunda tidak punya sistem pengelolaan e-mail dan sering malas, bahkan takut membuka e-mail. Mereka dalam tipe ini sering kali kesulitan mencari e-mail terbaru karena tidak pernah mengatur tampilan susunan e-mail yang masuk.
Yang mengherankan, kebanyakan orang dalam tipe ini merasa harus membalas setiap e-mail dengan jawaban yang panjang sehingga mereka sering malas membalas e-mail dengan alasan tak punya waktu untuk menulis. Akibatnya, banyak e-mail yang tidak diindahkannya.
Saran bagi si penunda, gunakan fasilitas sistem penyaringan e-mail sehingga lebih mudah membedakan mana e-mail yang benar-benar penting dan e-mail sampah, seperti spam atau iklan yang perlu dimasukkan dalam daftar hitam. Anda juga perlu membuat folder khusus, seperti folder untuk e-mail pekerjaan, pribadi, atau milis. Secara berkala, periksalah folder tersebut dan segera jawab e-mail yang membutuhkan respons cepat.
16 Desember 2008
Bush di hadiahi sepatu ???
aku dongar di tv semalam.... presiden Bush yang kojap lagi nak di gantikan Obama tu.. kono lempa samo sepatu yo...
hebat jugo tu si wartawan, sampai2 dio di anggap pahlawan samo orang2 di timur tongah sanan tu...
teringatnyo.... sepasang sepatu yang melayang tu.. dibalikkan tidak yo ke si wartawan...
ech.. wak.. eloknyo wak bawa ajo ke america... gantung di atas pintu kama wak.. torus jadikan konang-konangan yang tak terlupakan.........
hebat jugo tu si wartawan, sampai2 dio di anggap pahlawan samo orang2 di timur tongah sanan tu...
teringatnyo.... sepasang sepatu yang melayang tu.. dibalikkan tidak yo ke si wartawan...
ech.. wak.. eloknyo wak bawa ajo ke america... gantung di atas pintu kama wak.. torus jadikan konang-konangan yang tak terlupakan.........
15 Desember 2008
salam kenal n thanks buat blogger
dear handaitaulan...
ini posting-an aku yang pertamo kali...
jadi salam konal ajo yoooo......
ini posting-an aku yang pertamo kali...
jadi salam konal ajo yoooo......
Langganan:
Postingan (Atom)



